Lagi, Kenalan di FB Berujung Pencabulan in Property |
| Lagi, Kenalan di FB Berujung Pencabulan Posted: 26 Feb 2011 07:32 AM PST JAMBI - Aktivitas tanpa kehati-hatian di jejaring sosial Facebook (FB), kembali memakan korban. TA (14), warga Perumahan Griya Idaman Bagan Pete, Kotabaru, Jambi, harus kehilangan kegadisannya. Ia diperkosa AZ (19), warga Desa Simpang Sungai Duren. TA yang masih duduk di sebuah SLTP di Kota Jambi in ... |
| Raja Bahrain Pecat 3 Menteri Penyebab Krisis Posted: 26 Feb 2011 01:41 AM PST Liputan6.com, Manama: Raja Bahrain Hamad bin Isa al-Khalifa memecat tiga menteri "penyebab krisis" setelah kerusuhan di negara itu, kata stasiun televisi Al Jazeera, Jumat (25/2), mengutip sumber pejabat yang tidak disebut namanya. Stasiun televisi itu tidak merinci lebih jauh dan tidak ada segera konfirmasi, tetapi televisi Al Arabiya mengatakan menteri-menteri kesehatan dan perumahan termasuk di antara tiga menteri yang dipecat. Televisi itu tidak menyebut nama menteri yang ketiga, sebagaimana dikutip dari Reuters. Puluhan ribu orang sebagian besar dari kelompok Syiah berkumpul di Manama, Jumat (25/2), yang diumumkan sebagai hari berkabung oleh pemerintah dalam salah satu dari protes-protes anti pemerintah terbesar sejak kerusuhan meletus 10 hari lalu. Massa dalam jumlah besar bergerak ke Taman Mutiara, satu lokasi protes-protes gerakan pemuda oposisi yang berusaha menggulingkan pemerintah yang dipimpin kaum Sunni dan menyerukan dibentuknya konstitusi baru, diilhami pemberontakan rakyat di Mesir dan Tunisia. Ibrahim Martar, anggota parlemen dari kelompok oposisi Weqaq, mengatakan para menteri itu yang disebut dalam laporan itu berada dibalik krisis itu. "Semua perubahan ini kecil... kami menyerukan pengunduran diri perdana menteri, menteri pertahanan, semua yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah itu," katanya. Tujuh orang tewas dalam protes-protes oleh kelompok Syiah, penduduk mayoritas negara itu lama mengeluhkan diskriminasi di Bahrain, yang sekutu dekat Amerika Serikat dan Arab Saudi. Dinasti al Khalifa menguasai Bahrain selama 200 tahun dan keluarga itu menguasai kabinet yang dipimpin paman raja itu, yang menjadi perdana menteri sejak merdeka tahun 1971. Pemerintah membantah adanya diskriminasi terhadap warga Syiah di Bahrain. Kelompok Syiah berjumlah sekitar 70 persen penduduk negara itu, tetapi minoritas di parlemen Bahrain yang memiiki hanya memiliki 40 kursi karena proses pemilihan yang menurut mereka menghambat mereka. (AFP/Ant/ARI) |
| You are subscribed to email updates from rss indonesia rakhma To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
0 komentar:
Posting Komentar